Bandung – Achmad Jufriyanto, bek legendaris Persib Bandung, secara resmi mengakhiri kariernya sebagai pemain profesional dan langsung menjabat asisten pelatih klub berjuluk Maung Bandung tersebut. Keputusan yang mengejutkan ini diungkapkan Jupe, sapaan akrabnya, dalam sesi latihan perdana tim di Lapangan Pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (13/7/2026). “Jujur, tak pernah saya bayangkan akan berada dalam situasi seperti ini, dengan seragam yang berbeda,” ujarnya.
Jufriyanto, yang pertama kali bergabung dengan Persib pada 2014, mengaku perjalanan kariernya sebagai pemain hingga beralih ke dunia kepelatihan berlangsung secara alami. “Tiga tahun terakhir, sejak kedatangan Bojan Hodak, pikiran saya mulai terbuka. Ternyata memang jalannya sudah harus seperti ini. Saya harus merencanakan langkah ke depan mulai dari sekarang,” katanya. Sebelumnya, Jupe sempat menjadi *player-coach* di Persib, peran yang membantunya memahami dinamika transisi dari pemain ke pelatih.
Ketika ditanya mengenai rencana setelah pensiun, mantan kapten timnas Indonesia ini mengaku belum memiliki gambaran pasti. “Waktu itu beneran enggak tahu, saya mengalir saja. Tapi melihat potensi dan kemampuan yang bisa dimaksimalkan, kayaknya memang di dunia kepelatihan ini yang paling cocok untuk saya saat ini,” ungkapnya. Meski demikian, Jupe tidak menutup kemungkinan untuk mencoba peluang lain di masa depan.
Kini, Jupe akan bekerja di bawah asuhan Igor Jovićević, pelatih kepala Persib yang baru saja resmi ditunjuk. Menurutnya, kolaborasi ini tidak akan banyak mengalami perubahan, mengingat Igor sudah terlibat aktif dalam sesi latihan tim selama dua musim terakhir. “Kurang lebih sama saja. Igor sudah banyak terlibat dalam *training session*, jadi tidak terlalu banyak penyesuaian yang diperlukan,” jelasnya.
Jufriyanto mengakhiri kariernya dengan torehan 12 tahun di kancah sepak bola profesional, dengan prestasi gemilang bersama Persib, termasuk meraih gelar juara Liga 1 pada 2014 dan Piala Presiden 2015. Keputusannya untuk langsung beralih ke kursi kepelatihan di klub yang sama menjadi bukti kecintaannya terhadap Persib. “Saya berharap bisa memberikan kontribusi maksimal, baik sebagai pelatih maupun bagian dari keluarga besar Persib,” pungkasnya.
Dengan pengalaman dan pemahaman mendalam tentang filosofi permainan Persib, Jupe diharapkan dapat membantu Igor dalam membangun tim yang solid untuk menghadapi kompetisi Liga 1 musim depan. Langkah ini juga menjadi momentum penting bagi Persib untuk mempersiapkan regenerasi pemain dan pelatih secara berkelanjutan.
“Saya mengalir saja, tapi melihat potensi terbesar saya saat ini ada di dunia kepelatihan. Semoga bisa memberikan yang terbaik untuk Persib.” – Achmad Jufriyanto