Persib Rekrut Dua Bintang Timnas Indonesia: Ragnar Oratmangoen dan Sandy Walsh Resmi Gabung Hingga 2029

Bandung – Persib Bandung secara resmi mengukuhkan dua pemain bintang Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen dan Sandy Walsh, sebagai bagian dari skuad mereka hingga tahun 2029. Kedatangan kedua pemain berpengalaman di kompetisi Eropa dan Asia ini menjadi langkah strategis klub untuk memperkuat performa di Liga 1 Indonesia dan Liga Champions Asia musim 2026/2027.

Ragnar Oratmangoen, winger berusia 28 tahun, menandatangani kontrak tiga tahun setelah sebelumnya memperkuat klub Belgia, FC Dender. Karier profesionalnya di Eropa terbilang gemilang, dengan mencatatkan nama di sejumlah klub Belanda seperti NEC Nijmegen, TOP Oss, SC Cambuur, Go Ahead Eagles, FC Groningen, dan Fortuna Sittard. Kehadirannya diharapkan membawa energi baru dan kreativitas di lini serang Persib.

Dalam pernyataan resmi, Direktur Teknik Persib, Adhitia, menyatakan,

“Dalam tiga tahun ke depan, kami berharap Ragnar dapat memberikan kontribusi terbaik dan tumbuh bersama Persib dalam mewujudkan target-target yang telah ditetapkan klub. Pengalamannya di Eropa akan menjadi aset berharga bagi tim.”

Sementara itu, Sandy Walsh, bek kanan yang sebelumnya bermain untuk juara Liga Thailand, Buriram United, juga resmi bergabung dengan durasi kontrak yang sama. Pemain berposisi bek ini diharapkan menjadi tembok pertahanan yang solid, mengingat pengalamannya di level internasional dan kontinental. Persib menilai kedalaman skuad akan semakin kuat dengan kehadiran Sandy, terutama dalam menghadapi persaingan ketat di kompetisi domestik dan Asia.

Kedua pemain ini menjadi bagian dari lima rekrutan anyar Persib untuk musim mendatang. Selain Ragnar dan Sandy, klub berjuluk Maung Bandung juga dikabarkan tengah mengincar sejumlah nama lain untuk melengkapi skuad. Langkah ini sejalan dengan ambisi Persib untuk kembali meraih gelar juara Liga 1 dan bersaing di kancah Asia.

Dengan kontrak jangka panjang, Persib menunjukkan komitmen serius dalam membangun tim yang kompetitif. Ragnar dan Sandy diharapkan tidak hanya menjadi pemain kunci, tetapi juga mentor bagi pemain muda dalam skuad. Publik sepak bola Tanah Air pun menanti kontribusi keduanya di lapangan hijau, terutama dalam ajang internasional bersama Timnas Indonesia.

Persib akan segera memulai persiapan untuk musim baru, dengan target mengulang kesuksesan di kompetisi domestik dan membuat kejutan di Liga Champions Asia. Kedatangan Ragnar dan Sandy menjadi modal penting dalam mewujudkan ambisi tersebut.

Igor Tolic Targetkan Kesiapan Fisik dan Visi Satu Kapal di Latihan Perdana Persib

Bandung – Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, menegaskan target utamanya jelang latihan perdana pada 7 Juli 2026 adalah memastikan seluruh pemain hadir sejak hari pertama dan siap secara fisik. Langkah ini dinilai krusial untuk mempercepat adaptasi, penyamaan visi bermain, serta peningkatan intensitas latihan sejak pekan pertama.

“Seperti dalam tiga tahun terakhir, para pemain telah mendapatkan program latihan mandiri untuk mempersiapkan diri sebelum berkumpul,” ungkap Tolic, Kamis (2/7). Program tersebut bertujuan agar skuad tidak memulai latihan dari nol, melainkan dalam kondisi optimal. Ia menekankan, latihan individu bukan hal baru dan telah menjadi bagian dari pola persiapan tim dalam beberapa musim terakhir.

Menurut Tolic, kehadiran seluruh pemain sejak awal akan mempermudah proses pembentukan tim. “Proses adaptasi, penyamaan visi, dan peningkatan kondisi fisik harus dilakukan bersama-sama,” tegasnya. Dengan bekal latihan mandiri, diharapkan intensitas latihan bisa langsung ditingkatkan tanpa hambatan signifikan.

Berbeda dengan pelatih lain yang kerap memberikan pesan motivasi melalui media sosial, Tolic memilih pendekatan langsung. “Tidak ada pesan khusus. Saya lebih suka berkomunikasi tatap muka ketika seluruh skuad sudah berkumpul,” jelasnya. Ia menilai, interaksi langsung lebih efektif untuk membangun chemistry antar pemain, terutama dengan adanya wajah-wajah baru di musim 2026/2027.

Latihan perdana di Bandung juga menjadi momen krusial bagi Tolic untuk menyatukan pemain lama dan baru dalam kerangka taktik yang diinginkannya. “Ini bukan sekadar soal fisik, tapi juga bagaimana kami bisa langsung bekerja sebagai satu kesatuan,” tambahnya. Persib, yang baru saja mengakhiri musim sebelumnya dengan hasil kurang memuaskan, diprediksi akan melakukan evaluasi menyeluruh dalam sesi awal ini.

Sumber internal klub mengungkapkan, Tolic telah memetakan beberapa pemain kunci yang akan menjadi tulang punggung tim musim ini. “Ia ingin melihat langsung performa pemain di lapangan sebelum menentukan strategi lebih lanjut,” kata sumber tersebut. Selain itu, fokus pada penguatan lini tengah dan pertahanan menjadi prioritas, mengingat masalah cedera dan inkonsistensi yang menghantui Persib di musim lalu.

Dengan jadwal kompetisi Liga 1 yang semakin padat, kesiapan sejak dini menjadi kunci. Tolic berharap, program persiapan yang terstruktur ini dapat meminimalisir risiko cedera dan memastikan tim tampil kompetitif sejak laga pembuka. “Kami tidak punya banyak waktu untuk trial and error. Setiap sesi latihan harus memberikan dampak nyata,” pungkasnya.

Persib Bandung Tetapkan Target Juara Liga 1 2024/2025, Adam Alis Siap Pimpin Garis Depan

Bandung, 12 Juni 2024 – Persib Bandung resmi menetapkan target tinggi untuk musim kompetisi Liga 1 2024/2025. Manajemen klub, melalui pernyataan resmi, menegaskan ambisi meraih gelar juara setelah performa impresif di musim sebelumnya. Pemain anyar, Adam Alis, yang baru bergabung dari klub Liga 2, menjadi salah satu kunci dalam skema serangan tim Maung Bandung.

Dalam konferensi pers di Stadion Si Jalak Harupat, Direktur Teknik Persib, Atep Rizal, mengungkapkan bahwa target juara bukan sekadar retorika. “Kami sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang. Mulai dari rekrutmen, program latihan, hingga strategi manajemen. Adam Alis adalah bagian dari rencana besar ini,” ujar Atep. Ia menambahkan, pelatih Luis Milla telah diberikan mandat penuh untuk membangun tim yang solid dan kompetitif.

Adam Alis, striker berusia 26 tahun, mengaku siap memberikan kontribusi maksimal. “Saya datang ke Persib bukan untuk sekadar bermain, tapi untuk membantu tim meraih trofi. Target juara adalah motivasi terbesar saya,” katanya. Pemain asal Cirebon ini mencatatkan 18 gol di musim lalu bersama PSKC Cimahi dan diharapkan menjadi solusi bagi masalah penyelesaian akhir yang kerap dialami Persib di musim sebelumnya.

Persib mengawali musim baru dengan jadwal padat. Laga pertama akan digelar pada 20 Juli 2024 melawan Arema FC di kandang. Manajemen klub juga telah menyiapkan serangkaian uji coba internasional untuk mengukur kesiapan tim. “Kami akan melawan tim-tim dari Thailand dan Vietnam. Ini penting untuk melihat kekuatan dan kelemahan sebelum liga dimulai,” jelas Atep.

Dukungan suporter, Viking Persib Club (VPC), juga menjadi faktor krusial. Koordinator VPC, Dedi Gusmawan, menyatakan kesiapan untuk mendukung tim di setiap laga. “Kami akan hadir di stadion dan memberikan dukungan penuh. Target juara bukan milik manajemen atau pemain saja, tapi milik seluruh Bobotoh,” tegasnya.

Meski begitu, tantangan tidaklah ringan. Persib harus bersaing dengan tim-tim kuat seperti Bali United, PSM Makassar, dan Persebaya Surabaya. Di sisi lain, konsistensi performa dan cedera pemain menjadi risiko yang harus diantisipasi. “Kami sadar persaingan sangat ketat. Tapi dengan persiapan yang baik, kami optimis bisa bersaing di papan atas,” tutup Atep.

Musim Liga 1 2024/2025 akan menjadi ujian berat bagi Persib. Dengan target juara yang jelas dan dukungan penuh dari berbagai pihak, Maung Bandung siap memburu trofi yang telah lama dinanti sejak terakhir kali meraihnya pada 2014.

Luka Menalo Resmi Bergabung dengan Persib Bandung, Terharu dengan Sambutan Bobotoh

Bandung, 15 Juli 2024 – Penyerang anyar Persib Bandung, Luka Menalo, resmi tiba di Kota Kembang dan langsung mengikuti tes kesehatan sebagai bagian dari proses kepindahannya dari klub sebelumnya. Kedatangan pemain asal Bosnia ini disambut antusias oleh ribuan Bobotoh yang memadati Bandara Husein Sastranegara, menciptakan suasana meriah layaknya festival sepak bola.

Menalo, yang tiba pada Senin (15/7) pagi, mengaku terkesan dengan sambutan hangat suporter Persib. “Saya sangat terharu dan bersyukur atas sambutan luar biasa ini. Ini adalah momen yang tidak akan pernah saya lupakan,” ujarnya dalam wawancara singkat dengan awak media. Pemain berusia 28 tahun ini langsung menuju markas Persib di Soreang untuk menjalani serangkaian pemeriksaan medis sebelum resmi bergabung dengan skuad Maung Bandung.

Proses kepindahan Menalo ke Persib telah melalui negosiasi panjang sejak awal Juli. Klub berjuluk Pangeran Biru ini dikabarkan mengeluarkan biaya transfer sekitar Rp 15 miliar untuk mendatangkan penyerang yang pernah memperkuat timnas Bosnia tersebut. Kontrak yang disepakati adalah selama satu tahun dengan opsi perpanjangan satu tahun lagi, tergantung performa dan evaluasi tim.

Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah pemilihan nomor punggung Menalo. Awalnya, ia mengaku ingin mengenakan nomor 7, namun mengurungkan niatnya karena menghormati legenda sepak bola dunia, David Beckham. “Saya sangat mengidolakan Ronaldo, jadi saya memilih nomor 9. Untungnya, nomor tersebut masih kosong setelah Dimas Drajad dipinjamkan ke Malut United,” jelasnya. Nomor 9 di Persib sebelumnya identik dengan Dimas Drajad, yang kini tengah menjalani masa pinjaman di klub Liga 2.

Menalo sendiri bukanlah pemain asing sembarangan. Sebelum bergabung dengan Persib, ia telah malang melintang di liga-liga Eropa, termasuk memperkuat klub-klub di Kroasia dan Slovenia. Pengalaman internasionalnya diharapkan dapat memperkuat lini depan Persib yang musim lalu dinilai kurang tajam di depan gawang. Pelatih Persib, Luis Milla, mengaku sangat optimis dengan kedatangan Menalo. “Dia memiliki insting mencetak gol yang bagus dan pengalaman bermain di level tinggi. Kami yakin ia akan memberikan kontribusi besar,” ujar Milla.

Kedatangan Menalo juga menjadi angin segar bagi Bobotoh yang selama ini merindukan sosok penyerang berkualitas. Musim lalu, Persib hanya mampu finis di posisi ke-8 Liga 1, jauh dari target awal yang mengincar gelar juara. Dengan hadirnya Menalo, harapan untuk kembali bersaing di papan atas Liga 1 semakin menguat. “Kami berharap Menalo bisa menjadi pembeda dan membawa Persib kembali ke jalur juara,” kata salah satu perwakilan Bobotoh, Andi, saat ditemui di lokasi latihan.

Menalo sendiri telah mengikuti dua sesi latihan bersama rekan-rekan barunya di lapangan pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Dalam latihan perdananya, ia terlihat langsung beradaptasi dengan cepat, meski baru pertama kali bertemu dengan para pemain. “Saya merasa nyaman di sini. Tim ini memiliki semangat yang luar biasa, dan saya siap memberikan yang terbaik,” tuturnya.

Persib Bandung kini bersiap untuk menghadapi laga pembuka Liga 1 2024/2025 yang akan dimulai pada akhir Juli. Dengan tambahan Menalo di lini depan, Maung Bandung diharapkan dapat tampil lebih garang dan kembali menjadi kandidat kuat juara. Bagi Bobotoh, kedatangan Menalo bukan hanya sekadar pemain baru, tetapi juga simbol harapan baru untuk meraih prestasi gemilang di musim yang akan datang.

Stadion Si Jalak Harupat Dipastikan Jadi Lokasi Final Piala Presiden 2025, Panitia Pastikan Kesiapan Maksimal

Kabupaten Bandung, Jawa Barat – Stadion Si Jalak Harupat resmi ditunjuk sebagai lokasi penyelenggaraan final Piala Presiden 2025, menandai tonggak penting dalam persiapan turnamen pramusim bergengsi tersebut. Keputusan ini diumumkan setelah kunjungan inspeksi langsung oleh panitia penyelenggara, dipimpin Wakil Ketua Organizing Committee (OC) Fanny Riawan, pada Senin (16/6), sebagai bagian dari evaluasi kesiapan venue.

Dalam keterangan resminya, Sekretaris OC Piala Presiden 2025, Arya Sinulingga, menegaskan bahwa Stadion Si Jalak Harupat akan menjadi tuan rumah tujuh pertandingan, termasuk laga pamungkas yang dijadwalkan pada Minggu (13/7). “Kedatangan kami ke stadion ini merupakan bagian dari cek persiapan venue dan arahan langsung dari Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2025, Maruarar Sirait. Kami ingin memastikan seluruh aspek teknis, mulai dari infrastruktur, keselamatan, hingga kenyamanan penonton, berjalan optimal,” ujar Arya.

Pemilihan Si Jalak Harupat sebagai venue final bukan tanpa alasan. Stadion berkapasitas 27.000 penonton ini dinilai memiliki fasilitas memadai dan lokasi strategis di kawasan Bandung Raya, didukung akses transportasi yang mudah. Selain itu, panitia bertekad menjadikan Piala Presiden 2025 sebagai turnamen yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dengan penekanan pada pengalaman penonton dan profesionalisme penyelenggaraan.

Sementara itu, pembukaan turnamen akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, menciptakan momentum nasional sebelum kompetisi bergeser ke Jawa Barat. Arya menambahkan, “Kesuksesan Piala Presiden 2025 adalah buah dari kerja kolektif lintas sektor. Kami melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, kepolisian, dan penyedia layanan publik, untuk memastikan kelancaran acara.”

Salah satu aspek krusial yang mendapat perhatian khusus adalah pasokan listrik. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat telah memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan untuk mendukung operasional stadion selama turnamen. “Kami menjamin pasokan listrik tetap stabil dan tanpa gangguan, termasuk sistem cadangan untuk mengantisipasi lonjakan beban,” kata perwakilan PLN dalam keterangan tertulis.

Piala Presiden 2025 sendiri digelar sebagai ajang pemanasan menjelang kompetisi resmi musim depan, sekaligus menjadi barometer kesiapan tim-tim Liga 1 Indonesia. Turnamen ini juga menjadi sorotan setelah euforia sepak bola Tanah Air meningkat pasca-prestasi Timnas Indonesia di level regional dan internasional. Menurut Arya, panitia telah menyiapkan berbagai inovasi, termasuk sistem tiket digital dan peningkatan protokol kesehatan, untuk memberikan pengalaman terbaik bagi penonton.

Di sisi lain, penunjukan Si Jalak Harupat sebagai venue final turut mengangkat potensi Jawa Barat sebagai destinasi olahraga. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, sebelumnya mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada provinsi tersebut. “Ini adalah kesempatan untuk menunjukkan bahwa Jawa Barat siap menjadi tuan rumah event-event besar, sekaligus mendorong perekonomian lokal melalui sektor pariwisata dan UMKM,” ujarnya dalam acara terpisah.

Meski demikian, panitia tetap mewaspadai tantangan yang mungkin muncul, termasuk potensi kerumunan dan keamanan. Kepolisian Daerah Jawa Barat telah menyiapkan skema pengamanan berlapis, bekerja sama dengan Satpol PP dan TNI, untuk mengantisipasi insiden yang tidak diinginkan. “Kami menerapkan sistem *crowd control* yang ketat, serta memastikan seluruh petugas terlatih dalam penanganan darurat,” kata Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Akhmad Wiyagus.

Dengan kurang dari sebulan menjelang kick-off, panitia terus melakukan koordinasi intensif dengan klub peserta, termasuk memastikan kesiapan logistik dan akomodasi. Piala Presiden 2025 diikuti oleh 20 tim, terdiri dari klub Liga 1 dan Liga 2, serta dua tim undangan dari luar negeri. Turnamen ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan pemain muda dan penguatan sinergi antar-klub.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Piala Presiden. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya turnamen pramusim sebagai bagian dari ekosistem sepak bola nasional. “Piala Presiden adalah momentum untuk menguji kesiapan tim sebelum kompetisi resmi dimulai. Kami berharap turnamen ini dapat meningkatkan kualitas permainan dan menjadi ajang pencarian bakat-bakat baru,” kata Erick.

Bagi para penggemar sepak bola, Piala Presiden 2025 menjadi kesempatan untuk kembali merasakan atmosfer kompetisi langsung setelah jeda panjang. Tiket pertandingan, termasuk final, akan dijual secara daring melalui platform resmi panitia, dengan harga yang terjangkau untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa turnamen ini dapat dinikmati oleh semua kalangan, tanpa mengesampingkan aspek keamanan dan kenyamanan,” tutup Arya.

Dengan segala persiapan yang telah dilakukan, Piala Presiden 2025 diharapkan tidak hanya sukses dari segi kompetisi, tetapi juga meninggalkan legacy positif bagi sepak bola Indonesia. Stadion Si Jalak Harupat, yang pernah menjadi saksi bisu berbagai pertandingan bersejarah, kini siap menjadi panggung bagi laga final yang penuh drama dan semangat sportivitas.

Bek Senior Persib Jadi Asisten Pelatih, Achmad Jufriyanto Pamer Kepiawaian Taktik di Laga Kontra PSM

Bandung – Achmad Jufriyanto, bek senior Persib Bandung, mencuri perhatian publik setelah berperan sebagai asisten pelatih dalam laga melawan PSM Makassar, Sabtu (1/2/2025). Sosok yang akrab disapa Jupe itu tak hanya tampil sebagai pemain, tetapi juga turut memberikan instruksi taktik kepada rekan-rekannya di lapangan, bahkan mengantarkan pemain pengganti hingga ke sisi lapangan.

Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api tersebut, komposisi staf pelatih Persib mengalami perubahan. Igor Tolic, asisten pelatih, menggantikan posisi Bojan Hodak yang biasanya berada di pinggir lapangan. Di tengah dinamika tersebut, Jufriyanto tampil sebagai sosok kunci yang membantu Tolic dalam mengatur strategi, terutama saat Persib melakukan pergantian pemain.

Salah satu momen krusial terjadi pada menit ke-23, ketika Robi Darwis bersiap masuk menggantikan Marc Klok. Jufriyanto terlihat memberikan arahan langsung kepada Darwis terkait posisi dan peran yang harus dijalankan saat memasuki lapangan. Tak hanya itu, ia juga mengantarkan Darwis hingga ke garis tepi lapangan sebelum pemain tersebut memulai aksinya. Aksi ini sontak memicu pujian dari berbagai kalangan, termasuk netizen yang mengapresiasi kemampuan komunikasi dan pemahaman taktik Jupe.

Akun Twitter @ren****st, misalnya, menulis: *”Selain Coach Igor, pada pertandingan tadi juga kembali terlihat peran Coach Jupe sebagai player-coach. Jupe public speaking na juara. Layak diapresiasi.”* Pujian serupa juga berdatangan dari penggemar Persib yang menilai Jufriyanto memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai pelatih di masa depan.

Jufriyanto sendiri bukanlah sosok baru dalam dunia kepelatihan. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai asisten pelatih timnas Indonesia U-23 bersama Indra Sjafri. Pengalaman tersebut diduga menjadi modal penting baginya untuk memahami dinamika di lapangan, baik dari sisi pemain maupun pelatih. Kemampuannya dalam membaca permainan dan memberikan instruksi secara efektif menjadi nilai tambah bagi Persib, terutama di tengah situasi tim yang tengah beradaptasi dengan formasi dan strategi baru.

Pelatih kepala Persib, Bojan Hodak, sebelumnya telah memberikan kepercayaan kepada Jufriyanto untuk turut serta dalam pengambilan keputusan taktik. Hal ini menunjukkan bahwa bek berusia 36 tahun tersebut memiliki kredibilitas dan kepercayaan dari staf pelatih. *”Jupe adalah pemain yang cerdas dan berpengalaman. Ia memahami apa yang dibutuhkan tim di lapangan,”* ujar Hodak dalam sebuah wawancara sebelumnya.

Peran ganda Jufriyanto sebagai pemain dan asisten pelatih juga menjadi cerminan dari fleksibilitas yang dimiliki Persib. Dalam beberapa pertandingan terakhir, tim berjuluk Maung Bandung ini kerap melakukan rotasi pemain dan strategi untuk menghadapi lawan-lawannya. Kehadiran Jufriyanto sebagai jembatan antara pemain dan pelatih diharapkan dapat mempercepat proses adaptasi tersebut.

Sementara itu, Persib sendiri tengah berada dalam fase krusial di Liga 1 2024/2025. Setelah melalui sejumlah pertandingan dengan hasil yang belum konsisten, tim ini dituntut untuk segera menemukan ritme terbaiknya. Keterlibatan Jufriyanto dalam peran taktis diharapkan dapat memberikan dampak positif, baik dalam hal komunikasi maupun eksekusi strategi di lapangan.

Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di dunia sepak bola profesional, Jufriyanto dipandang sebagai salah satu figur yang dapat menginspirasi pemain muda Persib. Kemampuannya dalam memimpin dan memberikan arahan secara langsung di lapangan menjadi bukti bahwa ia memiliki potensi untuk berkembang lebih jauh di dunia kepelatihan setelah pensiun nanti.

Saat ini, Persib masih harus menghadapi sejumlah laga krusial di sisa musim ini. Performa Jufriyanto, baik sebagai pemain maupun asisten pelatih, akan menjadi salah satu kunci bagi tim untuk meraih hasil maksimal. Publik berharap, aksi inspiratifnya di laga kontra PSM Makassar dapat menjadi awal dari konsistensi positif bagi Maung Bandung di kompetisi mendatang.

Persib Bandung Sambut Luka Menalo, Bobotoh Bandingkan dengan Eliano Reca: “Kembaran” Bintang Rp10,43 Miliar?

Bandung, 3 Juli 2026 – Persib Bandung resmi memperkuat lini serangnya dengan kedatangan Luka Menalo, winger asal Bosnia-Herzegovina, yang tiba di Indonesia pada Jumat (3/7). Kedatangan pemain berusia 28 tahun ini langsung menjadi sorotan, terutama setelah klub mengunggah momen kedatangannya melalui akun Instagram resmi @persibbandung.

Dalam video singkat yang diunggah, Menalo terlihat melangkah keluar dari area kedatangan dengan koper hitam di tangan, sembari tersenyum lebar. Ia juga terlihat tersenyum saat berada di dalam lift, menambah kesan ramah dan siap beradaptasi dengan lingkungan barunya. Kedatangan Menalo ini menjadi bagian dari strategi Persib untuk memperkuat skuad jelang kompetisi Liga 1 musim depan, setelah sebelumnya klub juga merekrut pemain-pemain berkualitas seperti Ragnar Oratmangoen dan Frans Putros.

Namun, yang paling menarik perhatian adalah reaksi para bobotoh (suporter Persib) di media sosial. Banyak yang menyebut wajah Menalo mirip dengan Eliano Reca, gelandang serang Persib yang baru saja dilepas klub dengan nilai transfer mencapai Rp10,43 miliar. “Ada mirip Eliano nj*rr wkw, kembar,” tulis akun @soegiyatna. Akun @raralovly7 menambahkan, “Kembarannya Eliano.” Sementara @persibfans.tv bertanya, “Siapanya Eliano ie teh?” Bahkan, beberapa akun secara langsung menandai Eliano Reca di unggahan tersebut, seperti @strfrly_ yang menulis, “Ur twin? @eliano.r.”

Perbandingan ini bukan tanpa alasan. Menalo dan Reca sama-sama memiliki postur tubuh yang tinggi, rambut hitam, dan gaya bermain yang mengandalkan kecepatan serta kemampuan crossing. Namun, Menalo datang dengan latar belakang yang berbeda. Sebelum bergabung dengan Persib, ia terakhir bermain untuk klub Liga 1 Kroasia, HNK Rijeka, di mana ia mencatatkan 8 gol dan 12 assist dalam dua musim terakhir. Pengalaman bermain di Eropa diharapkan dapat membawa dampak positif bagi Persib, terutama dalam menghadapi kompetisi domestik dan turnamen kontinental seperti AFC Champions League.

Pelatih kepala Persib, Igor Tolic, mengaku sangat antusias dengan kedatangan Menalo. “Luka adalah pemain yang sangat dinamis dan memiliki visi permainan yang baik. Dia bisa bermain di kedua sisi sayap dan memiliki kemampuan untuk menciptakan peluang bagi rekan-rekannya. Kami yakin dia akan menjadi aset berharga bagi tim,” ujar Tolic dalam wawancara singkat seusai kedatangan Menalo.

Menalo sendiri mengaku siap memberikan yang terbaik untuk Persib. “Saya sangat senang bisa bergabung dengan klub besar seperti Persib. Saya sudah mendengar banyak tentang semangat bobotoh dan atmosfer di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Saya berjanji akan bekerja keras untuk membawa Persib meraih prestasi,” katanya.

Kedatangan Menalo juga menjadi bagian dari rencana Persib untuk membangun skuad yang kompetitif. Sebelumnya, klub telah merekrut beberapa pemain lokal dan asing, termasuk bek tengah Balsa Sekulic dan gelandang serang Ragnar Oratmangoen. Dengan kombinasi pemain berpengalaman dan muda, Persib berambisi untuk kembali bersaing di puncak klasemen Liga 1 dan meraih gelar juara.

Namun, tantangan tidaklah mudah. Persib harus bersaing dengan klub-klub besar lainnya seperti Bali United, PSM Makassar, dan Persebaya Surabaya yang juga memperkuat skuad mereka. Selain itu, performa Persib di kompetisi kontinental akan menjadi ujian tersendiri, mengingat klub belum pernah meraih hasil maksimal di ajang tersebut.

Untuk saat ini, fokus utama Persib adalah menjalani pemusatan latihan (training camp) yang akan dimulai pekan depan. Menalo dan pemain lainnya akan menjalani serangkaian uji coba (friendly match) untuk mengukur kesiapan tim sebelum kompetisi resmi dimulai. Pelatih Tolic menekankan pentingnya kekompakan tim dan adaptasi pemain baru dengan sistem permainan yang diterapkan.

Bagi bobotoh, kedatangan Menalo menjadi harapan baru. Setelah kepergian Eliano Reca yang pindah ke klub Liga Jepang, Persib kehilangan salah satu playmaker andalannya. Dengan kedatangan Menalo, diharapkan kekosongan tersebut dapat terisi, bahkan mungkin dengan gaya permainan yang tidak kalah menarik. “Semoga Menalo bisa menjadi Eliano baru untuk Persib,” harap salah satu bobotoh di media sosial.

Sementara itu, manajemen Persib belum memberikan kepastian mengenai kapan Menalo akan menjalani debut resminya. Namun, dengan jadwal kompetisi yang padat, diprediksi ia akan segera mendapatkan kesempatan untuk tampil, baik di Liga 1 maupun Piala Presiden yang akan digelar dalam waktu dekat.

Kedatangan Luka Menalo tidak hanya menjadi kabar gembira bagi Persib, tetapi juga bagi pecinta sepak bola Indonesia. Dengan kualitas dan pengalaman yang dimilikinya, Menalo diharapkan dapat membawa warna baru dalam sepak bola Tanah Air. Bagi bobotoh, perbandingan dengan Eliano Reca mungkin hanya sekadar candaan, tetapi harapan untuk melihat Persib kembali berjaya tetap menjadi prioritas utama.

Gelandang Persebaya Ricky Pratama Targetkan Adaptasi Kilat di Pramusim, Siap Berikan Kontribusi Maksimal

Surabaya – Persebaya Surabaya memasuki fase krusial jelang Super League 2026/2027 dengan kedatangan Ricky Pratama, gelandang anyar yang siap beradaptasi cepat bersama skuad Bajul Ijo. Pemain berusia 23 tahun itu mengaku telah mempersiapkan diri secara matang selama masa libur, menjaga kebugaran, dan mempelajari sistem permainan tim sebagai modal awal untuk meraih kepercayaan pelatih.

“Saya ingin memanfaatkan setiap momen di pramusim ini untuk langsung menyatu dengan tim. Adaptasi adalah kunci agar saya bisa memberikan kontribusi maksimal sejak laga pertama,” ujar Ricky dalam keterangan yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya, @rickypratama015, Selasa (10/6/2025).

Ricky, yang sebelumnya memperkuat klub asal Makassar, menekankan pentingnya proses adaptasi tidak hanya dengan rekan setim, tetapi juga dengan taktik dan filosofi permainan yang diterapkan pelatih kepala Persebaya. Menurutnya, pramusim adalah fase yang menentukan bagi pemain baru untuk menunjukkan kualitas dan membuktikan diri layak tampil reguler di kompetisi bergengsi tersebut.

Persebaya sendiri tengah mempersiapkan skuad untuk menghadapi Super League yang semakin kompetitif. Manajemen klub diketahui telah melakukan sejumlah perombakan, termasuk perekrutan pemain muda berbakat seperti Ricky, guna memperkuat lini tengah yang menjadi tulang punggung serangan dan pertahanan. Pelatih Persebaya, yang belum diumumkan secara resmi, disebut-sebut akan menerapkan formasi fleksibel dengan mengandalkan pergerakan dinamis gelandang.

Ricky mengaku tidak gentar menghadapi tantangan baru. “Saya siap bekerja keras dan belajar dari senior-senior di tim. Harapannya, saya bisa cepat beradaptasi dan membantu Persebaya meraih target di musim ini,” tegasnya. Ia juga berjanji akan terus meningkatkan performa agar bisa menjadi salah satu pilar penting di lini tengah Persebaya.

Sementara itu, dukungan dari suporter Persebaya, Bonek, juga menjadi motivasi tersendiri bagi Ricky. Ia berharap bisa segera berkenalan dengan para pendukung dan memberikan penampilan terbaik di setiap laga. “Saya tahu Bonek adalah suporter yang sangat loyal. Semoga saya bisa membuat mereka bangga,” katanya.

Pramusim Persebaya dijadwalkan dimulai pekan depan dengan serangkaian uji coba melawan klub-klub lokal dan tim-tim dari liga lain. Ricky akan bergabung bersama rekan-rekan barunya dalam sesi latihan intensif yang dirancang untuk membangun chemistry dan mengasah taktik.

Dengan ambisi tinggi dan persiapan matang, Ricky Pratama bertekad menjadikan pramusim ini sebagai batu loncatan untuk meraih kesuksesan bersama Persebaya di Super League 2026/2027. Jika adaptasinya berjalan mulus, bukan tidak mungkin ia akan menjadi salah satu pemain kunci yang diandalkan pelatih sepanjang musim.

Persib Bandung Melepas Alfeandra Dewangga ke Arema FC, Apresiasi Atas Kontribusi dan Dukung Karier Pemain

BANDUNG — Persib Bandung secara resmi melepas bek andalannya, Alfeandra Dewangga, ke Arema FC. Keputusan ini diambil setelah manajemen klub menilai peluang karier Dewangga lebih baik di klub baru, sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan pemain.

Ketua Umum Persib, Adhitia Putra Herawan, mengungkapkan bahwa kepergian Dewangga merupakan keputusan profesional yang menguntungkan kedua belah pihak. “Persib berkomitmen mendukung perkembangan karier setiap pemain. Ketika terdapat peluang yang dinilai baik bagi semua pihak serta sejalan dengan kebutuhan klub, kami akan mempertimbangkannya secara profesional,” ujar Adhitia dalam pernyataan resmi, Rabu (18/6/2026).

Dewangga, yang bergabung dengan Persib pada 2024, sempat disebut sebagai salah satu perekrutan terbaik klub kala itu. Ia menunjukkan performa impresif pada masa pramusim dengan kemampuan bermain di dua posisi sekaligus, yakni bek kiri dan center back. Namun, persaingan ketat di lini belakang Persib membuatnya kesulitan mendapatkan menit bermain yang konsisten.

Pada musim kompetisi Liga 1 2025-2026, Dewangga hanya tampil sembilan kali dengan rincian enam kali sebagai starter dan tiga kali sebagai pemain pengganti. Total menit bermainnya tercatat 547 menit, angka yang jauh di bawah ekspektasi mengingat kualitas yang dimilikinya. Kedatangan Eliano Reijnders dan konsistensi Frans Putros semakin mempersempit ruang Dewangga di starting eleven.

Menghadapi situasi tersebut, Arema FC menawarkan kesempatan lebih besar bagi Dewangga untuk tampil reguler. Keputusan ini juga sejalan dengan keinginan pemain untuk mendapatkan menit bermain yang lebih banyak demi perkembangan kariernya. “Kami memahami keinginan Dewangga untuk terus berkembang. Arema FC memberikan peluang itu, dan kami mendukung penuh,” tambah Adhitia.

Meskipun demikian, Persib tetap mengapresiasi kontribusi Dewangga selama membela klub. Pemain berusia 27 tahun ini turut andil dalam sejarah Persib meraih hattrick juara Liga 1 pada tiga musim terakhir. “Atas nama manajemen dan keluarga besar Persib, kami menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kontribusi yang diberikan Dewangga selama membela klub ini. Kami mendoakan yang terbaik untuk perjalanan kariernya ke depan dan berharap ia dapat terus berkembang serta meraih banyak pencapaian positif bersama klub barunya,” tutup Adhitia.

Dengan kepindahan ini, Arema FC berharap dapat memperkuat lini belakang mereka dengan pengalaman dan kualitas yang dimiliki Dewangga. Sementara itu, Persib akan terus mengevaluasi skuad mereka untuk menghadapi kompetisi musim depan.

Transfer ini juga menjadi sinyal bahwa Persib tidak akan ragu melepas pemain jika hal tersebut dianggap lebih baik bagi perkembangan karier sang pemain, sekaligus menjaga keseimbangan skuad. Keputusan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pemain lain untuk terus berprestasi dan memanfaatkan setiap kesempatan yang ada.

Achmad Jufriyanto Resmi Gantung Sepatu, Langsung Jadi Asisten Pelatih Persib: “Tak Pernah Bayangkan

Bandung – Achmad Jufriyanto, bek legendaris Persib Bandung, secara resmi mengakhiri kariernya sebagai pemain profesional dan langsung menjabat asisten pelatih klub berjuluk Maung Bandung tersebut. Keputusan yang mengejutkan ini diungkapkan Jupe, sapaan akrabnya, dalam sesi latihan perdana tim di Lapangan Pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (13/7/2026). “Jujur, tak pernah saya bayangkan akan berada dalam situasi seperti ini, dengan seragam yang berbeda,” ujarnya.

Jufriyanto, yang pertama kali bergabung dengan Persib pada 2014, mengaku perjalanan kariernya sebagai pemain hingga beralih ke dunia kepelatihan berlangsung secara alami. “Tiga tahun terakhir, sejak kedatangan Bojan Hodak, pikiran saya mulai terbuka. Ternyata memang jalannya sudah harus seperti ini. Saya harus merencanakan langkah ke depan mulai dari sekarang,” katanya. Sebelumnya, Jupe sempat menjadi *player-coach* di Persib, peran yang membantunya memahami dinamika transisi dari pemain ke pelatih.

Ketika ditanya mengenai rencana setelah pensiun, mantan kapten timnas Indonesia ini mengaku belum memiliki gambaran pasti. “Waktu itu beneran enggak tahu, saya mengalir saja. Tapi melihat potensi dan kemampuan yang bisa dimaksimalkan, kayaknya memang di dunia kepelatihan ini yang paling cocok untuk saya saat ini,” ungkapnya. Meski demikian, Jupe tidak menutup kemungkinan untuk mencoba peluang lain di masa depan.

Kini, Jupe akan bekerja di bawah asuhan Igor Jovićević, pelatih kepala Persib yang baru saja resmi ditunjuk. Menurutnya, kolaborasi ini tidak akan banyak mengalami perubahan, mengingat Igor sudah terlibat aktif dalam sesi latihan tim selama dua musim terakhir. “Kurang lebih sama saja. Igor sudah banyak terlibat dalam *training session*, jadi tidak terlalu banyak penyesuaian yang diperlukan,” jelasnya.

Jufriyanto mengakhiri kariernya dengan torehan 12 tahun di kancah sepak bola profesional, dengan prestasi gemilang bersama Persib, termasuk meraih gelar juara Liga 1 pada 2014 dan Piala Presiden 2015. Keputusannya untuk langsung beralih ke kursi kepelatihan di klub yang sama menjadi bukti kecintaannya terhadap Persib. “Saya berharap bisa memberikan kontribusi maksimal, baik sebagai pelatih maupun bagian dari keluarga besar Persib,” pungkasnya.

Dengan pengalaman dan pemahaman mendalam tentang filosofi permainan Persib, Jupe diharapkan dapat membantu Igor dalam membangun tim yang solid untuk menghadapi kompetisi Liga 1 musim depan. Langkah ini juga menjadi momentum penting bagi Persib untuk mempersiapkan regenerasi pemain dan pelatih secara berkelanjutan.

“Saya mengalir saja, tapi melihat potensi terbesar saya saat ini ada di dunia kepelatihan. Semoga bisa memberikan yang terbaik untuk Persib.” – Achmad Jufriyanto