Persib Bandung Cetak Rekor di ACL 2026, Wildansyah Prediksi Kejutan di 16 Besar

Persib Bandung mencatatkan prestasi gemilang di ajang AFC Champions League 2 (ACL) 2026 dengan lolos ke babak 16 besar untuk kedua kalinya dalam dua musim terakhir. Tim Maung Bandung melaju ke fase gugur setelah mendominasi fase grup dengan torehan 13 poin, finis di puncak klasemen, dan menunjukkan peningkatan signifikan baik secara individu maupun kolektivitas. Kini, mereka bersiap menghadapi ujian berat melawan Ratchaburi FC asal Thailand, dalam laga yang diprediksi bakal penuh kejutan.

Leg pertama akan digelar di Stadion Dragon Solar Park, Ratchaburi, pada 11 Februari 2026, sebelum Persib menjamu lawan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) tujuh hari kemudian. Mantan pemain Persib, Wildansyah, yang memperkuat klub tersebut dalam dua periode (2008–2012 dan 2017–2018), menilai skuad asuhan Bojan Hodak kini berada dalam performa terbaiknya. “Persib mengalami peningkatan yang sangat signifikan, terutama dari sisi permainan kolektif dan organisasi pertahanan. Ini modal besar untuk bersaing di level Asia,” ujarnya.

Salah satu faktor kunci di balik kepercayaan diri Persib adalah kedatangan pemain berpengalaman seperti bek kiri internasional Prancis, Layvin Kurzawa, dan gelandang serang Belanda, Dion Markx. Kedua pemain ini membawa pengalaman berharga dari kompetisi Eropa, memperkuat lini belakang dan kreativitas serangan tim. “Kehadiran mereka menambah dimensi baru dalam permainan Persib, terutama dalam menghadapi tekanan di fase knockout,” kata Wildansyah.

Meski optimistis, Wildansyah mengingatkan bahwa perjalanan Persib di 16 besar tidak akan mudah. Jadwal padat di BRI Liga 1, termasuk laga kandang melawan Malut FC pada 6 Februari 2026, menuntut manajemen energi yang cermat. “Rotasi pemain harus dilakukan dengan tepat agar kondisi fisik tetap prima. Kita tidak bisa mengabaikan Liga 1, tapi fokus di ACL juga harus maksimal,” tegasnya.

Di sisi lain, Ratchaburi FC bukanlah lawan yang bisa dianggap remeh. Tim asal Thailand ini diperkuat oleh sejumlah pemain kunci, seperti gelandang kreatif Negueba dan striker klinis Denilson Junior. Bermain di kandang sendiri, Ratchaburi dipastikan akan tampil agresif untuk meraih kemenangan di leg pertama. “Mereka punya pemain yang bisa merepotkan kita, terutama di lini depan. Tapi dalam sepak bola, tidak ada yang mustahil. Persib harus siap menghadapi segala kemungkinan,” tambah Wildansyah.

Konsistensi menjadi kunci utama bagi Persib untuk melangkah lebih jauh. Wildansyah menekankan pentingnya rotasi pemain dan permainan yang solid dari menit awal hingga akhir. “Persib punya banyak opsi berkualitas, seperti Teja Paku Alam, Julio, Thom Haye, dan Beckham Putra. Mereka harus bisa saling menutupi dan menjaga ritme permainan,” jelasnya.

Dengan modal catatan impresif di fase grup dan dukungan penuh dari Bobotoh, Persib Bandung diharapkan mampu menorehkan sejarah baru di ACL 2026. Jika berhasil melewati Ratchaburi FC, langkah mereka di fase gugur akan menjadi sorotan utama, terutama mengingat persaingan ketat di kompetisi ini. Pertandingan leg pertama di Thailand akan menjadi ujian nyata bagi ambisi Persib untuk menjadi kuda hitam di kancah Asia.

Bagi para penggemar, laga ini juga menjadi ajang pembuktian apakah Persib mampu melampaui pencapaian sebelumnya dan memberikan kejutan di turnamen kontinental. Dengan persiapan matang dan mentalitas juara, Maung Bandung siap menjawab tantangan tersebut.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *