Persib Bandung dipastikan akan menurunkan gelandang anyar mereka, Luciano Guaycochea, dalam laga pembuka Piala Presiden 2025 melawan Port FC, Minggu (6/7) di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang. Meski baru bergabung dan menjalani latihan selama lima hari, pemain berusia 28 tahun ini siap menjadi bagian dari skuad yang tengah beradaptasi dengan perubahan besar.
Pelatih Bojan Hodak dikabarkan telah memberikan lampu hijau bagi Guaycochea untuk tampil sejak menit awal. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari strategi Persib untuk mempercepat proses adaptasi tim, terutama setelah mengalami perombakan besar-besaran pasca menjuarai Liga 1 musim lalu. Sebanyak 16 pemain meninggalkan klub, sementara sejumlah pemain asing baru didatangkan untuk memperkuat skuad.
Guaycochea, yang akrab disapa Lucho, mengaku tantangan ini datang lebih cepat dari yang diperkirakan. “Kami hanya punya waktu lima hari untuk mempersiapkan diri, dan itu jelas bukan waktu yang ideal. Tapi kami harus memanfaatkan setiap kesempatan untuk saling mengenal dan memahami filosofi pelatih,” ujarnya dalam konferensi pers, Jumat (4/7). Ia menambahkan bahwa klub tidak memberikan tekanan berlebih untuk meraih kemenangan, melainkan fokus pada proses adaptasi.
Persib memang tengah berada dalam fase transisi. Selain Guaycochea, sejumlah pemain asing baru seperti penyerang asal Brasil dan bek tengah dari Eropa juga bergabung dalam waktu dekat. Kondisi ini membuat Hodak harus bekerja ekstra untuk menyatukan tim sebelum kompetisi domestik dan internasional dimulai pada Agustus mendatang.
Laga melawan Port FC menjadi ujian penting bagi Persib. Selain menjadi penampilan perdana Guaycochea, pertandingan ini juga akan menjadi tolak ukur sejauh mana tim Maung Bandung mampu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi. “Ini adalah Persib, klub besar dengan ekspektasi tinggi. Kami tahu para Bobotoh akan hadir untuk mendukung, dan kami harus memberikan yang terbaik,” tegas Lucho.
Direktur Teknik Persib, Atep Rizal, menegaskan bahwa Piala Presiden menjadi ajang krusial untuk membangun chemistry tim. “Kami sadar ini bukan waktu yang mudah, tapi kami percaya dengan kualitas pemain dan filosofi pelatih, kami bisa melewati fase ini dengan baik,” katanya. Ia juga menambahkan bahwa hasil akhir bukan prioritas utama, melainkan bagaimana tim bisa tampil solid dan kompak.
Pertandingan antara Persib dan Port FC akan disiarkan langsung oleh stasiun televisi nasional dan platform streaming resmi. Dengan dukungan ribuan suporter yang diperkirakan akan memadati Si Jalak Harupat, laga ini diprediksi akan berlangsung sengit dan penuh emosi.
Bagi Persib, Piala Presiden 2025 bukan hanya sekadar turnamen pramusim, melainkan momentum untuk memulai babak baru dengan skuad yang lebih segar dan kompetitif. Keberanian menurunkan Guaycochea sejak awal menjadi bukti bahwa klub tidak gentar menghadapi tantangan, meski dalam kondisi yang belum ideal.